Friday, August 3, 2007

Cermin



pada cermin di suatu pagi
ia keluhkan tentang wajah
dan rambutnya yang menurutnya
membosankan

"sebenarnya wajahmu telah berubah. namun
hatimu menolak mengakuinya" ujar si cermin

namun ia mencibir dan bergeming
berharap wajahnya berubah

ia benar-benar terperanjat esok paginya
saat tak dapat mengenali lagi
wajah yang terpampang cermin

"wajahmu telah berubah. karena itu sesuaikan
hatimu dengannya" saran si cermin

"kau tak memahamiku", raungnya

lalu cermin itu ditonjoknya keras-keras
sehingga buku-buku jarinya
berdarah-darah

3 comments:

Wanderer said...

Time and our reflections change, and unfortunately mirror does not

Ekki Kaharudin said...

some man just want to stay the same

Qubuss said...

I like that girl in the mirror - it can be everyone of us... seriously thinking about the future or past

 
Indonesia To Blog -Top Site Fotoforum VFXY Photos My Zimbio Photography Blogs - BlogCatalog Blog Directory KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia